Kontak
Jl. Bulak Timur I / 10-11 Klender Jakarta Timur 13470
Telp. 0218614101, 02186612548 Fax. 0218614798

Home Informasi Akademik Informasi Kurikulum

Informasi Kurikulum

E-mail Print PDF
KEGIATAN SEMESTER

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM)

Program pembelajaran di SMAN 59 tahun pelajaran 2011-2012 menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Penilaian dapat dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan pembelajaran dan dapat pula dilakukan setelah selesai satu kompetensi dasar (KD) atau lebih. Penilaian meliputi aspek kognitif (pengetahuan dan pemahaman konsep), psikomotorik (praktik), dan afektif (sikap/minat). Setiap mata pelajaran harus memenuhi ketuntasan belajar.
INDIKATOR KETUNTASAN NILAI AFEKTIF
Nilai : A
  1. Kehadiran tatap muka dalam KBM setiap mata pelajaran mencapai 86-100%
  2. Aktif, kreatif dan tekun dalam KBM
  3. Menunjukkan sikap hormat dan santun terhadap Guru di kelas, lingkungan sekolah dan luar sekolah
  4. Tepat waktu mengumpulkan tugas-tugas dan memperoleh nilai sesuai KBM
  5. Mematuhi seluruh ketentuan yang terdapat dalam tata tertib sekolah
  6. Memiliki interaksi yang harmonis terhadap sesama teman di kelas, lingkungan, sekolah dan luar sekolah
  7. Tidak melakukan tindakan curang ketika melaksanakan ulangan dan mengerjakan tugas-tugas
  8. Datang ke sekolah dan pulang tepat pada waktunya
Nilai : B
  1. Kehadiran tatap muka dalam KBM setiap mata pelajaran mencapai 76-85%
  2. Aktif, kreatif dan tekun dalam KBM
  3. Menunjukkan sikap hormat dan santun terhadap Guru di kelas, lingkungan sekolah dan luar sekolah
  4. Tepat waktu mengumpulkan tugas-tugas dan memperoleh nilai sesuai KBM
  5. Mematuhi seluruh ketentuan yang terdapat dalam tata tertib  sekolah
  6. Memiliki interaksi yang harmonis terhadap sesama teman di kelas, lingkungan, sekolah dan luar sekolah
  7. Tidak melakukan tindakan curang ketika melaksanakan ulangan dan mengerjakan tugas-tugas
  8. Datang ke sekolah dan pulang tepat pada waktunya
Nilai : C
  1. Kehadiran tatap muka dalam KBM setiap mata pelajaran mencapai 60-75%
  2. Kurang aktif, kreatif dan tidak tekun ketikan mengikuti KBM di kelas
  3. Kurang menunjukkan sikap hormat dan santun terhadap Guru
  4. Tidak tepat waktu mengumpulkan tugas-tugas
  5. Tidak mematuhi peraturan tata tertib sekolah kategori ringan point 1 - 20 (pasal 1-4). Contoh : mencoret inventaris sekolah
  6. Kurang memiliki interaksi yang harmonis terhadap sesama teman di kelas, lingkungan, sekolah dan luar sekolah
  7. Sering melakukan tindakan curang ketika melaksanakan ulangan dan mengerjakan tugas-tugas
  8. Sering terlambat datang di sekolah dan masuk kelas
Nilai : D
  1. Kehadiran tatap muka dalam KBM setiap mata pelajaran mencapai 60 %
  2. Pasif dan malas dalam mengikuti KBM di kelas
  3. Tidak menunjukkan sikap hormat dan santun terhadap Guru
  4. Tidak/jarang mengumpulkan tugas-tugas
  5. Tidak mematuhi peraturan tata tertib sekolah kategori ringan point 21 - 100 (pasal 5 - 6). Contoh : terlibat tawuran
  6. Tidak memiliki interaksi yang harmonis terhadap sesama teman di kelas, lingkungan, sekolah dan luar sekolah
  7. Sering melakukan tindakan curang ketika melaksanakan ulangan dan mengerjakan tugas-tugas
  8. Sering terlambat datang di sekolah dan masuk kelas
KRITERIA PENJURUSAN
  1. Waktu penentuan dan pelaksanaan penjurusan
    -  Penentuan penjurusan bagi peserta didik untuk program IPA dan IPS dilakukan akhir
    semester 2 (dua) kelas X
    -  Pelaksanaan program penjurusan dimulai pada semester 1 (satu) kelas XI)
  1. Kriteria penjurusan program meliputi :
    Nilai akademik
    Peserta didik yang naik kelas XI dan yang akan mengambil program Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), harus memperoleh nilai mata pelajaran yang menjadi ciri khas program studi tersebut diatas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), yaitu :
Peserta didik yang naik kelas XI dan yang akan mengambil program Ilmu Pengetahuan Sosial IPS), harus memperolah nilai mata pelajaran yang menjadi ciri khas program studi tersebut diatas nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), yaitu :

Minat peserta didik

Bagi peserta didik yang memperoleh nilai sesuai kriteria penjurusan yang ditentukan untuk IPA/IPS, maka minat peserta didik dapat dijadikan pertimbangan untuk penetapan penjurusan.
Pindah jurusan
Peserta didik yang memenuhi persyaratan untuk masuk ke program IPA, diberi kesempatan untuk pindah jurusan IPS apabila siswa tidak cocok pada program semula atau tidak sesuai dengan kemampuan dan kemajuan belajarnya.
Batas waktu untuk pindah program dari IPA ke IPS ditentukan oleh sekolah paling lambat 2 (dua) minggu setelah raport diterima, dan jika tempat masih ada.

KRITERIA KENAIKAN KELAS

Peserta didik dinyatakan NAIK KELAS, Jika :
  1. Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran semester ganjil dan genap secara lengkap dan tuntas sesuai kriteria
  2. Memperoleh nilai minimal baik untuk seluruh mata pelajaran kelompok kewarganegaraan, pendidikan agama dan akhlak mulia
  3. Memiliki kehadiran dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar 80% dari jumlah jam tatap muka setiap mata pelajaran
  4. Telah mencapai ketuntasan belajar sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal di SMA Negeri 59 Jakarta untuk seluruh mata pelajaran dengan ketentuan :
Untuk peserta didik di kelas X boleh ada yang tidak tuntas maksimum 3 mata pelajaran, dan bukan mata pelajaran pokok (ciri khas program studi)  yang menjadi penentu dalam penjurusan

Untuk peserta didik kels XI boleh ada yang tidak tuntas maksimum 3 mata pelajaran asal bukan mata pelajaran ciri khas program studi.

Sebagai contoh :

Program IPA tidak boleh memiliki nilai yang tidak tuntas pada mata ppelajaran Matematika, Fisika, Kimia dan atau Biologi

Program IPS tidak boleh memiliki nilai yang tidak tuntas pada mata pelajaran Geografi, Ekonomi, dan atau Sosiologi
Last Updated on Sunday, 27 May 2012 22:31